Kementan Ajak PISPI Sulsel Sukseskan Swasembada Daging

Publish, 2017-09-04 12:06:36 WIB
Badan Pengurus Wilayah Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BPW PISPI Sulsel) melakukan roadshow kunjungan kelembagaan di Jakarta dan Bandung. Salah satunya adalah Kementerian Pertanian RI. Rombongan yang dipimpin langsung Ketua Umum BPW PISPI Sulsel Suardi Bakri diterima oleh Sekertaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah.

Turut serta dalam rombongan PISPI antara lain sekertaris umum BPW PISPI Abdul Mabud, Wakil Ketua Umum Husba Phada, dan beberapa pengurus diantaranya Musdalifa Mahmud, Helda Ibrahim, Andi Kasirang, Hasmirah Hafid, Hermin Magga, Anas Qurniawan, Andi Tenri dan Sumiati. Pada kesempatan ini BPW PISPI juga di damping oleh Wakil ketua Umum Badan Pengurus Pusat PISPI Tedy Dirhamsyah.

Ketua BPW PISPI dalam kesempatan ini menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan dan sekaligus menyampaikan program-program kerja BPW PISPI baik yang sudah dilaksanakan maupun rencana-rencana program ke depannya.

Sekertaris Dirktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang di dampingi beberapa staf menyambut baik kehadiran Pengurus PISPI Sulsel.

Dalam kesempatan tersebut Nasrullah, kepada rombongan memaparkan program kementerian Pertanian, khususnya di Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam upaya mencapai swasembada daging hingga menjadi negara lumbung pangan Asia di tahun 2045. Secara rinci dijelaskan oleh Sesdirjen bahwa tahun 2016 – 2022 adalah tahapan pencapaian swasembada daging dan rintisan ekspor, karena itu direktoratnya berupaya untuk menaikkan populasi sapi dua kali lipat dari yang ada saat ini ditambah dengan hewan ternak lainnya, kemudian berikutnya 2023 – 2026 sebagai tahapan ekspor, 2027 – 2035 sebagai tahapan pemantapan ekspor dan tahun 2036 – 2045 sebagai tahapan lumbung Pangan Asia termasuk daging di dalamnya.

Terkait dengan target tersebut maka Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan telah menyusun grand desain program yang harus dijalankan oleh semua pihak yang terkait. Pada kesempatan ini Sekertaris Direktorat Jenderal mengharapkan PISPI khususnya BWP Sulsel untuk bisa berpartisipasi dalam mensukseskan program swasembada daging hingga menjadi lumbung pangan Asia.

PISPI bisa mengambil peran dengan turun ke lapangan memberi edukasi kepada para peternak atau pengusaha-pengusaha peternakan agar bisa menajalankan program yang telah di canangkan pemerintah. Bahkan PISPI diminta untuk bisa memamfaatkan pelung menjadi pengusaha di bidang peternakan karena kesempatan itu terbuka luas mengingat untuk bisa swasembada daging dibutuhkan jumlah sapi dua kali lipat di tahun 2022 dan tiga kali lipat di tahun 2045 dari populasi yang ada saat ini.
Menurut Nasrullah, Sulawesi Selatan dulunya memiliki pengusaha-pengusaha peternakan yang handal dan menjadi pemasok ke berbagai daerah. Belaiau mengharap kejayaan peternakan di Sulsel bisa dikembalikan karena dukungan lahan dan infrastruktur lainnya cukup mendukung. Kesadaran masyarakat dalam ikut serta mensukseskan program ini masih rendah termasuk di Sulawesi Selatan, terbukti dengan masih tingginya sapi betina yang dipotong serta masih rendahnya laporan para peternak ke petugas untuk membantu sapi-sapi berpoduksi maksimal. PISPI sekali lagi diharapkan untuk berperan aktif dan memberi edukasi kepada anggota-anggotanya supaya bisa menjadi pelaku usaha peternakan guna mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia lumbung pangan Asia, tutup Nasrullah.

Di akhir pertemuan Ketua BPW PISPI Sulsel selaku pimpinan rombongan menyerahkan cindramata kepada Sekertaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, dilanjut dengan foto bersama.
sumber

Komentar

Category

Popular Article

Iklan Baris

© Hak Cipta Terpelihara PISPI